Setelah episode himbauan, peringatan hingga ancaman selama kurang lebih dua minggu, koalisi internasional yang dipelopori oleh AS dan Eropa akhirnya benar-benar menggunakan kekuatan militer untuk menghadapi aksi brutal Moammar Gaddafi yang membantai rakyatnya sendiri.
Kembali dibukanya kerjasama antara Kopassus-AS sebuah langkah maju setelah dibekukan hampir 20 tahun. Dalam situasi kontemporer dengan segala tantangan geopolitis saat ini, kerjasama tersebut memang sangat dibutuhkan.
Isu asal bukan calon presiden berinisial S (ABS) di kalangan TNI/Polri seharusnya tidak perlu timbul. Militer tidak perlu berpolitik. Dan politikus jangan menggunakan tentara untuk berpolitik.