Ruang Musik menerima pendaftaran semua band, yang seringkali antusias untuk ikutan tentunya band-band indie. Untuk aliran musiknya, tim di balik Ruang Musik juga tak menentukan kriteria khusus.
Karena mereka tak memiliki kewajiban membuat lagu karya sendiri, maka keberhasilan band spesialis event atau kafe, adalah ketika bisa memiliki ciri khas saat membawakan lagu band atau penyanyi lain.
Namun pada pertengahan tahun lalu, bisa dibilang Tri telah berhenti dari profesi ini. Ia banting setir menjadi pekerja kantoran di sebuah lembaga pemerintah.
Tanpa membuat karya lagu sendiri, para pemain band di cafe ini sudah bisa menjemput pangsa pasar yang ingin bernostalgia dengan lagu lama ataupun lagu terkini yang musisi aslinya belum mampir ke Indonesia.
Dua penggiat rock & roll berkumpul di Rolling Stone. Ariyo Wahab, pria kelahiran Jakarta, 1 Juli 1974, kali ini akan bertugas menjadi ‘wartawan’ dadakan yang mewawancarai sahabatnya sendiri, Restu Triandi alias Andy vokalis dari band /rif.
Band asal Rusia ini sungguh unik, menamakan diri 'Indonesia'. Saat ini band beraliran musik rock ini tengah menyambangi Tanah Air untuk menggelar konser di tiga kota.
Ketika seorang pemilik kafe di bilangan selatan jakarta ditanya siapakah ismail marzuki, -ia menjawab, “Pengarang lagu ‘Indonesia Raya’.” Bisa jadi ini dianggap lelucon belaka bahkan dimaklumi, seolah-olah hasil dari sesi tanya jawab tersebut bukan hal yang penting dibanding tingkat kemiskinan mayoritas warga negara Indonesia atau cerita karut-marutnya para pemimpin Indonesia yang korup.
Mengikuti jejak semakin banyak band di luar negeri, The Brandals pun akan memainkan seluruh isi salah satu album lama mereka di panggung. Menariknya, untuk penampilan di acara Rock Market pada Sabtu 9 November mendatang di Rolling Stone Cafe, Jakarta, pilihan album yang akan dibawakan kuintet rock & roll itu adalah Audio Imperialist.