Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah pada pembukaan perdagangan hari ini. Mata uang Paman Sam berada di level Rp 18.000-an pagi ini.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan pelemahan Rupiah bukan disebabkan fundamental ekonomi Indonesia melemah, melainkan faktor global.