Vance memperingatkan Israel bahwa AS merupakan "satu-satunya sekutu kuat" mereka yang masih tersisa dan persenjataan Israel dibayar oleh uang pajak AS.
Setelah serangan AS terhadap Iran, Teheran membalas dengan menyerang pangkalan AS di Bahrain dan Kuwait. Negara Teluk tetap berisiko merugi jika konflik meluas.
Militer AS melancarkan serangan terhadap target di Iran sebagai respons terhadap agresi yang dianggap tidak beralasan. Ketegangan di Timur Tengah meningkat.