Satreskrim Polwiltabes Bandung berhasil meringkus tersangka peneror bom yang ditujukan RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Tak disangka, tersangka peneror itu ialah bocah berinisial TGP yang berusia 12 tahun.
Potensi sektor UKM yang sangat besar sayangnya tak diimbangi dengan pemanfaatan teknologi informasi (TI) yang optimal. Para pengusaha menganggap, menggunakan TI itu hanya bikin kantong bolong alias mahal.
Belum tertangkapnya pelaku pemboman di Jakarta membuat polisi dibuat sibuk. Untuk mencari tokoh utama teroris ini, polisi memasang poster bergambar wajah buronon nomor wahid, Noordin M Top.
Adrian Popondaru (24), pelaku teror bom di Radio 99ers yang terletak di BRI Tower, Lantai 14 Jalan Asia Afrika, tidak memiliki pekerjaan dan alamat tetap. Ia selama ini tidur di Masjid Agung.
Kasus seperti dilakukan PDF, bocah 12 tahun yang melakukan teror bom via telepon ke Hotel Sheraton, Bandung, mengingatkan pada kasus tayangan 'Smack Down' yang berimbas kepada anak-anak. KPAID menilai tayangan televisi sudah tidak terkontrol.
Setelah diperiksa sejak kemarin malam, rencananya PDF akan pulang dari Mapolwiltabes Bandung hari ini, Rabu (22/7/2009). Namun, PDF bisa pulang ke rumah setelah menunggu hasil pemeriksaan dari tim psikologi Polda Jabar.
PDF (12) pelaku teror peledakan bom via telepon ke Hotel Sheraton Bandung, diduga terinspirasi penanyangan berita televisi terkait peledakan bom di hotel Ritz-Carlton dan JW Marriott, Jakarta, Jumat (17/7/2009) lalu.
Aksi teror bom yang dilakukan PDF (12) ke Hotel Sheraton merupakan inisiatif sendiri. Bocah yang dinyatakan autis ini menelepon hotel tersebut melalui ponselnya. Dia meneror saat berada dalam sebuah angkot.