Seorang pejabat tinggi Hamas mengatakan kelompoknya bersedia meletakkan senjata dan berubah menjadi partai politik, jika negara Palestina merdeka telah berdiri.
Sayap bersenjata Hamas, Brigade Ezzedine al-Qassam, mengklaim telah menembakkan rentetan roket ke arah pasukan Israel di perlintasan perbatasan Kerem Shalom.
Hamas menyatakan akan segera menanggapi tawaran gencatan senjata yang diajukan Israel, namun menekankan bahwa gencatan senjata harus berlangsung permanen.
Lebih dari setahun berperang melawan Hamas di Gaza dan kini melawan Hizbullah di Lebanon, militer Israel mulai mengalami kesulitan dalam merekrut tentara.