Meningkatnya jumlah kasus Corona memaksa Presiden Turki Erdogan untuk mengaktifkan kembali lockdown di beberapa provinsi. Sahur dan buka bersama pun dilarang.
Para pemimpin Eropa kritik sikap membingungkan Turki terkait keputusannya menarik diri dari kesepakatan internasional untuk lindungi perempuan dari kekerasan.