Kunjungi Biak, tinggal lah dengan penduduk di desa dan kampung dan ceritakan bagaimana nikmatnya makanan alami dengan proses memasak alami ala orang Biak.
Perjalanan menuju, di, dan keluar dari destinasi ini sungguh-sungguh menguji ketahanan diri. Jika tidak tahan, Anda bisa-bisa depresi, dan akhirnya sakit. Tapi jika berhasil menemukan celah keindahan yang memang terhampar di setiap sudut Baduy, Anda pasti ingin selalu kembali.
Nagasari apa lemet? Inilah pertanyaan kami saat pertama kali menggigit jajanan tradisional ini. Meski sama-sama dibalut daun pisang, rasanya membuat penasaran. Ada pisangnya, ada legit sagu dan manis gula jawa yang tersaru dalam kelapa muda parut. Apakah ini?
Rasa gurih merupakan ciri khas soto khas pulau garam ini. Jika suka, jeroan sapi juga bisa ditambahkan sebagai isian. Enak dimakan dengan lontong ataupun nasi.
Karo memang merupakan subkultur Batak yang berdiri sendiri, khas, dan unik. Tidak heran bila secara kuliner pun masakan Karo beda dari masakan Toba, Simalungun, maupun Mandailing. Yuk, cicipi kelezatan masakan Karo!
Sebelum menonton berbagai pentas di Taman Ismail Marzuki, orang dapat makan malam dengan nyaman di sini. Tempatnya kecil, ditata apik, sehingga terasa cozy. Hidangannya pun terfokus pada beberapa jenis masakan Indonesia.Yuk mampir!
Saya pernah tinggal di Padang antara tahun 1953-1958. Ketika itu saya berusia 3-8 tahun. Mungkin, pada saat-saat itulah indra pengecap saya mulai tumbuh dan berkembang. Sekalipun Ibu orang Jawa Timur dan pintar memasak, tetapi pembantu kami orang dari Painan yang juga pintar memasak.
Ditengah padatnya FO yang menjual pakaian modern dan impor di sekitar Jalan Dago, terselip satu galeri yang khusus menjual batik. Namanya Galeri Citta Batik, semua tentang batik tersedia di sini.
Rujak bubur merupakan menu makan siang yang kini menjadi pilihan favorit keluarga saat jeda makan siang tiba. Namun jangan salah penganan ini juga cocok untuk menu buka puasa ramadan.