Presiden Prabowo Subianto meninjau Ibu Kota Nusantara, mendengarkan paparan Otorita IKN, dan memberikan koreksi untuk percepatan pembangunan hingga 2028.
"Nggak usah pun nama orang, tapi kira-kira tindakannya apa, implikasinya apa, kenapa perlu Presiden harus secara publik menyampaikan itu," kata Deddy Sitorus.