Pemerintah Malaysia menolak usulan gencatan senjata yang disampaikan Sultan Sulu. Malaysia pun meminta semua pengikut Sultan Sulu yang berada di Sabah agar menyerah tanpa syarat.
Kedatangan sekitar 200 orang pengikut Sultan Sulu ke Sabah, Malaysia terkait dengan klaim mereka sebagai pemilik sah wilayah Sabah. Putri Jacel Kiram, putri Sultan Sulu asal Filipina mempertegas hal ini.
Pemerintah Malaysia menyebut para pengikut Sultan Sulu yang tengah berada di Sabah sebagai teroris. Namun putri Sultan Sulu mengatakan bahwa teroris sebenarnya adalah Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak.
Detail mengerikan muncul seputar kematian beberapa polisi Malaysia dalam bentrokan dengan kelompok bersenjata Filipina di Sabah, Malaysia. Para polisi itu dimutilasi, bahkan salah satunya dipenggal. Sadis!
Presiden Filipina Benigno Aquino III diprotes karena dianggap membiarkan warganya dibunuh tentara Malaysia sementara anggota klan Sulu di Sabah terus dikejar pasukan Malaysia.
Pesawat tempur, kendaraan lapis baja, dan 7 batalion pasukan bersenjata secara serentak menyerang Kampung Tanduo selewat fajar. Sepuluh ribu simpatisan Kesultanan Sulu berlayar menuju Sabah.
Konflik yang melanda Sabah, Malaysia terus berlanjut. Militer Malaysia melancarkan serangan udara dan darat sekaligus untuk mengakhiri pertikaian dengan militan Sulu dari Filipina.