Maka setelah dilakukan kajian yang komprehensif bersama pemangku kepentingan, muncul paket kebijakan ekonomi jilid II yaitu tentang Pusat Logistik Berikat (PLB)
"Keadaan logistik Indonesia masih tertinggal dari Singapura peringkat 5, Malaysia 32, dan Thailand 45, sedangkan Indonesia di peringkat 63," ujar Sri Mulyani.
Penerimaan negara menjadi hal yang utama, namun di sisi lain adalah penerapan Pusat Logistik Berikat (PLB) atau yang biasa disebut juga dengan Gudang Raksasa.
Ditjen Bea dan Cukai menggelar Jakarta Internasional Logistic Summit & Expo (JILSE). Ada 4.000 pengusaha dan pengguna jasa logistik Asia Pasifik berkumpul.