IHSG diperkirakan akan kembali melemah setelah adanya penjualan besar-besaran di China dan kerusakan teknis Bursa New York semalam. Aksi jual asing bisa muncul.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sepertinya masih akan tertekan hingga sepanjang tahun ini. Berbagai sentimen negatif dari pasar global ikut menekan laju rupiah.
IHSG diperkirakan masih bisa menguat di tengah maraknya sentimen negatif yang beredar. Indeks kemarin sudah turun tajam sehingga banyak saham yang valuasi sudah murah.
Kami memperkirakan IHSG masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan flat di tengah menurunnya data cadangan devisa Indonesia dan terkoreksinya beberapa indeks di bursa Asia pada pagi ini.
Dana asing yang masuk ke Indonesia hingga akhir Mei sebesar US$ 3,2 miliar (Rp 41,6 triliun). Tipisnya dana asing ini akibat ketidakpastian di pasar keuangan global.
Nilai tukar rupiah sudah mengalami depresiasi cukup dalam terhadap dolar AS tahun ini, sudah jatuh 7,7% dari awal tahun. Tak terasa, dolar AS sudah naik tinggi.