Kabinet keamanan Israel memutuskan untuk meringankan aturan dalam blokade darat di Gaza. Namun tidak disebutkan mengenai pencabutan blokade laut atas Gaza yang sedang gencar-gencarnya diserukan komunitas internasional.
Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) setuju untuk mengantarkan barang-barang bantuan untuk rakyat Gaza yang diangkut kapal kemanusiaan Freedom Flotilla namun disita pasukan Israel pada 31 Mei lalu. PBB telah mendapat izin pemerintah Israel.
Pemerintah AS menyambut keputusan Israel untuk memulai penyelidikan internal terkait peristiwa penyerangan pasukan Israel terhadap konvoi kemanusiaan Freedom Flotilla bulan lalu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan akan membuka sebagian blokade wilayah laut terhadap Gaza. Namun, Netanyahu menolak untuk membuka seluruh blokade.
Relawan Medical Emergency Rescue Committe (MER-C) menyatakan tidak menyerah dan kapok diserang Israel. Pihaknya akan menembus jalur Gaza dengan menumpang kapal bantuan kemausiaan Iran. Kapal itu, rencananya akan dikawal tentara Iran.
Mer-C akan kembali mengirim relawan ke Gaza. Salah satu opsi yang dipilih adalah menumpang kapal kargo Iran yang dikawal oleh Angkatan Laut Garda Revolusi Iran.
Setelah Mavi Marmara dan Rachel Corrie, kali ini Bulan Sabit Merah Iran akan mencoba mengirimkan kapalnya ke Gaza. Ada 2 kapal yang akan mencoba menerobos blokade Israel atas Gaza.