Pemerintah meminta PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencari dana US$ 700-800 juta untuk persiapan mencaplok 58,87% saham Inalum yang akan dilepas Jepang pada 2013.
Pemerintah membuka kesempatan bagi Pemda Sumut untuk ikut membeli sebagian saham Inalum. Namun mereka harus memasukkan proposal penawarannya paling lambat Oktober 2010.
Danareksa dan PPA menyatakan minatnya untuk membantu pendanaan pembelian saham Inalum. Pemerintah sendiri sudah semangat meminta Antam menguasai saham Inalum.
Pemerintah menyiapkan 2 opsi terkait pengelolaan Inalum setelah kerjasama dengan Jepang tidak lagi diperpanjang. Dalam opsi tersebut, RI tetap membuka peluang kerjasama dengan Jepang.
Pemerintah meminta PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) untuk memberikan laporan keuangan. Pasalnya, sudah sejak 5 tahun perseroan tidak pernah melapor.