Kinerja bursa-bursa saham di Asia pada perdagangan hari ini mengkilap, tertular bursa Wall Street AS yang melesat karena membaiknya data belanja masyarakat.
Saham-saham di bursa Wall Street AS melesat 2% terdorong kinerja positif data belanja konsumen yang bakal mendongkrak percepatan pertumbuhan ekonomi AS.
Saham-saham teknologi melemah setelah keluarnya proyeksi penjualan Dell yang mengecewakan. Nasdaq pun harus berakhir di teritori negatif, meski Dow Jones dan S&P 500 bisa positif.
Muncul dugaan dana otonomi khusus disimpan untuk digunakan mendukung gerakan kemerdekaan Papua. Sebab dana otsus Rp 28 triliun sudah dicairkan, tapi rakyat Papua tidak kunjung makmur.
Antisipasi krisis ekonomi, pemerintah Indonesia menyiapkan dana mitigasi Rp 103,1 triliun pada APBN-P 2011. Dana tersebut dialokasikan dalam empat pos anggaran.
Carut marut di pasar finansial merespons penurunan peringkat AS membuat harga emas kembali menciptakan rekor tertingginya, sementara harga minyak mentah justru merosot hingga 5%.
Pertumbuhan ekonomi RI pada kuartal II-2011 masih akan berada di kisaran 6,5%. Pertumbuhan ditopang oleh beberapa sektor seperti transportasi, komunikasi dan ekspor.