Wiranto dan Hary Tanoesoedibjo telah resmi mendeklarasikan diri sebagai pasangan capres Partai Hanura. Akankah mereka benar-benar berlaga di Pilpres 2014?
Deklarasi pasangan capres Hanura, Wiranto (60) dan Hary Tanoesoedibjo (47), digelar semarak bak panggung konser musik. Segudang artis tampil, ditutup penampil imut Super Girlies.
Ketum Hanura Wiranto dan Ketua Dewan Pertimbangan Hanura Hary Tanoesudibjo (HT) hari ini akan dideklarasikan sebagai pasangan capres-cawapres. Perpaduan keduanya dinilai sebagai duet maut.
Meski hanya meraih 2,6% suara di survei LIPI, PKS tetap yakin bisa sukses di Pemilu 2014. Tak main-main, PKS menargetkan 20 persen suara dan ingin mengusung capres sendiri.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dikabarkan melirik Jokowi menjadi cawapresnya. Duet Mega-Jokowi bisa jadi alternatif, namun kurang potensial dan berisiko tinggi.
Prabowo Subianto sempat merajai jagad survei capres, hingga Joko Widodo (Jokowi) muncul sebagai capres terpopuler belakangan ini. Gerindra yakin peluang Prabowo di Pemilu 2014 belum habis.
Ambang batas parpol untuk mengusung capres (Presidential Threshold) sedang jadi perdebatan di DPR. Jika PT dipastikan tetap, maka Gerindra harus mengumpulkan 25% suara di Pemilu Legislatif untuk mengusung Prabowo jadi capres.