Pertamina menyebut kecurangan di SPBU di Ciputat menggunakan teknologi canggih. Untuk mencegah praktik itu, Pertamina akan menggunakan teknologi canggih.
Pihak Pertamina menyebut, hasil audit SPBU di Ciputat, Jakarta Selatan, tidak menemukan adanya kecurangan. Namun ternyata oknum menggunakan teknologi canggih.
Dengan mengotak-atik dispenser BBM, pengelola SPBU 34-12305 di Ciputat mengurangi takaran. Konsumen yang membeli 20 liter Pertamax, hanya mendapat 18,6 liter.
Polda Metro mengungkap kasus kecurangan penjualan BBM eceran di SPBU 34-12305 di Rempoa Raya, Ciputat. Ulah SPBU ini mengurangi takaran BBM merugikan konsumen.