Angkatan Bersenjata Iran meluncurkan sejumlah rudal canggih dalam serangan balasan terhadap Amerika Serikat (AS) dan Israel. Salah satunya rudal canggih Sejjil.
Korea Utara uji coba sistem peluncur rudal baru dan senjata rudal jelajah taktis. Kim Jong Un memimpin uji coba, menegaskan kemajuan teknologi militer.
Iran meluncurkan rudal canggih Sejjil ke Israel sebagai serangan balasan terhadap AS dan Israel. Rudal ini sulit dideteksi dan memiliki jangkauan 2.000 km.
Seorang pria Inggris didakwa berdasarkan undang-undang kejahatan siber di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), karena diduga merekam rudal Iran di atas kota tersebut.
Korsel melaporkan bahwa Korut, negara tetangganya, menembakkan sekitar 10 rudal balistik, yang tak teridentifikasi jenisnya, pada Sabtu (14/3) waktu setempat.