Pemerintah China tidak hanya mengirimkan bantuan pasokan memerangi virus Corona (COVID-19) untuk junta militer Myanmar, tapi juga untuk pemberontak Myanmar.
Ribuan warga Afghanistan menggelar aksi memprotes Taliban usai perintah penggusuran di Kandahar. Korut meluncurkan dua rudal balistik yang memicu kecaman.
Diplomat senior, mantan Dubes Australia untuk RI Gary Quinlan, mengecam pemerintahnya yang memotong bantuan luar negeri untuk Asia Tenggara sebesar 30 persen.
Petisi muncul di China yang meminta WHO menyelidiki lab Fort Detrick di Amerika sebagai salah satu lokasi yang mungkin menjadi sumber pertama virus Corona.