AS secara resmi menetapkan militer Myanmar telah melakukan kudeta. Penetapan ini secara legal mewajibkan AS untuk mengakhiri bantuan bagi pemerintah Myanmar.
Mantan Dubes RI untuk Myanmar, Ito Sumardi jelaskan terkait akar persoalan kudeta oleh pihak militer terhadap pemimpin Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint.
Militer Myanmar menahan Aung San Suu Kyi dan melakukan kudeta. Aksi ini dilakukan militer Myanmar satu dekade setelah melepaskan cengkeraman atas negara itu.
Beijing mengatakan pernyataan Paus Fransiskus tentang perlakuan yang dialami Uighur "tidak berdasar" dan menegaskan mereka menikmati "kemakmuran paling bagus".