Iran dan Amerika Serikat (AS) terlibat negosiasi di tengah hubungan yang memanas. Meski demikian, rencana masa depan dari negosiasi itu masih dirahasiakan.
Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) akan melakukan latihan tembak langsung di perairan Selat Hormuz pada 1-2 Februari, di tengah ancaman serangan AS.
Panglima militer Iran, Amir Hatami, memperingatkan AS dan Israel agar tidak melancarkan serangan. Dia menegaskan pasukan Iran dalam keadaan siaga tinggi.
Wapres Iran, Mohammad Reza Aref, menyatakan kesiapan untuk perang setelah AS memindahkan kapal induk. Iran juga terbuka untuk negosiasi dengan jaminan.
Trump mengatakan bahwa pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, seharusnya "sangat khawatir" karena AS meningkatkan pengerahan militer di dekat Teheran.