Kembalinya kepercayaan pasca krisis subprime mortgage sebabkan rupiah menguat ke level Rp9.063. Hal ini juga dipicu kembali masuknya dana asing ke negara-negara berkembang. Berikut nilai tukar Rupiah terhadap sejumlah mata uang asing lainnya:
Euro makin perkasa dan menembus rekor terkuatnya kembali atas dolar AS. Keluarnya data terbaru yang menunjukkan pelemahan ekonomi AS makin menjerumuskan dolar. Nilai tukar rupiah pun ikut bangkit setelah sempat terpuruk pada perdagangan kemarin. Pada perdagangan Rabu (26/9/2007), rupiah dibuka menguat ke level 9.140/9.145 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.170 per dolar AS.
Rupiah berhasil menguat dan bercokol hampir di level Rp 9.100. Penutupan sore, Rupiah diperdagangkan di Rp 9.130/USD disebabkan perburuan Rupiah makin meningkat
Pelemahan dolar di pasar global itu tidak berhasil mengangkat rupiah. Mata uang ini justru melemah seiring meningkatnya permintaan dolar menjelang akhir bulan.
Kebijakan The Fed menurunkan suku bunga hingga 50 BP, direspon positif oleh pasar. Rupiah terus menguat terhadap mata uang asing. Sore ini rupiah ada di posisi Rp 9.230 per dolar AS, menguat 142 poin dari posisi pembukaan 9.372/dolar AS.
Putusan The Fed untuk memangkas suku bunga 50 basis poin jadi 4,75% membuat Dolar AS melemah. Pelemahan ini juga berimbas kepada menguatnya Rupiah. Rupiah pagi ini (19/09/2007) dibuka pada level 9.372/Dolar AS, menguat 20 poin dari penutupan kemarin.