Perempuan ternyata lebih berpotensi terpapar paham radikalisme dibandingkan laki-laki. Hasil riset BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) 2020 lalu.
BNPT mengungkapkan sekitar 1.250 WNI berangkat ke Irak dan Suriah karena terpengaruh radikalisme. Mereka dipengaruhi melalui tatap muka maupun media sosial.