Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana, menganggap mars KPK yang dibuat istri Firli Bahuri tersebut tidak penting. Kurnia menilai koruptor tidak akan takut dengan mars!
ICW membeberkan data statistik mengenai gap antara kerugian negara dan uang pengganti yang didapat oleh negara dari kasus korupsi. Hasilnya sangat timpang.
Peneliti ICW menduga ada pelanggaran etik hingga pidana pada fasilitas hotel hingga tiket MotoGP Mandalika yang diterima Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar.