Melalui riset dari Oxford, fakta-fakta seputar buzzer politik di Indonesia tersorot. Berikut adalah tilikan periset dari Inggris soal 'pasukan siber' di RI.
"Aktivitas pasukan siber pada banyak bentuk organisasi dan beragam aktor memengaruhi media sosial untuk membentuk opini publik, mengatur agenda politik."
Buzzer atau tentara siber di negara ini ternyata masih tergolong kasta rendah dibanding yang ada di negara lain. Namun, nilai kontrak bisa mencapai Rp 50 juta.
Banyak negara memakai media sosial untuk tujuan politis, termasuk menekan oposisi hingga memecah belah warga. Ada pasukan cyber troops yang beroperasi.
Berbeda dengan gerai kopi kekinian lainnya. Kopi Kenangan merupakan ritel kopi non-franchise. Punya target membuka ribuan gerai kopi murah dan berkualitas.
Dana bantuan Boeing akan mencairkan sekitar USD 50 juta untuk disalurkan kepada ahli waris dari 346 orang korban tewas jatuhnya pesawat Boeing 737 MAX-8.