Seorang warga Israel didakwa menyebarkan ancaman bom palsu sebanyak ribuan kali, termasuk ancaman menembak, yang ditujukan ke sekolah-sekolah di Australia.
Andaikata energi nyinyir dan benci-bencian di media sosial karena Pilkada DKI Jakarta bisa ditampung, entah akan seberapa besarnya. Mari kita rawat. Untuk apa?