Kapal patroli tempur siluman kelas Sigma KRI Sultan Iskandar Muda 367 dengan sistem dan persenjataan hipermoderen memberikan dampak moril tinggi bagi TNI AL.
Acara HUT ke-63 TNI di Koarmatim, Surabaya juga dimeriahkan dengan atraksi terjun payung. Sayangnya, 3 penerjun payung yang dilakukan para prajurit TNI mendarat di tempat yang salah.
Ribuan orang besok dipastikan akan tumplek blek di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Eit, mereka bukannya mau mudik. Melainkan akan menonton defile armada tempur yang digelar dalam puncak peringatan HUT TNI.
Menjelang peringatan HUT TNI ke-63 yang dipusatkan di Koarmatim, Ujung Surabaya 14 Oktober 2008 mendatang, akan mengganggu operasional di Bandara Juanda & Dermaga Ujung.
Efisiensi juga menjadi isu utama dalam upacara puncak peringatan HUT ke-63 TNI. Tidak ada defile atau atraksi unjuk kekuatan militer secara besar-besaran.
Kekuatan tempur memadai dan prajurit yang tangguh TNI telah mampu menunjukkan kepada dunia siapa Indonesia. Namun, semua itu nostalgia lama yang sangat kita rindukan kembali kehadirannya.
Mungkin tak ada salahnya kita bernostalgia 15 tahun silam. TNI (dulu Angkatan Bersenjata Republik Indonesia disingkat ABRI) pernah menyandang predikat sebagai 'Macan Asia'.