Harga minyak dunia makin menggila setelah Amerika Serikat (AS) resmi melarang impor migas dari Rusia. Kondisi ini membuat Pertamina mulai merasakan dampaknya.
Mahmud Syaltout, Dosen Paramadina Graduate School of Diplomacy menilai masih ada sisi harapan untuk mendulang keuntungan di tengah konflik yang terjadi.