Toh Andi sudah resmi bergabung dengan PD. Pro dan kontra menyusul pengunduran dirinya hanya akan menjadi bau yang cepat hilang dari ingatan publik. Meski begitu, langkah keliru PD akan tetap terekam sejarah demokrasi di Indonesia.
Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarto ikut membantu temannya Bara Hasibuan soal pengusiran Golkar dari Setgab Koalisi. Bima berargumen bahwa Bara justru mengingatkan Golkar agar tidak suka memaksakan kehendak.
PAN menolak wacana kader partai politik diperbolehkan menjadi anggota KPU. Alasannya, klausul yang kini menjadi pembahasan revisi UU 22/2007 tentang Penyelenggaran Pemilu ini dinilai bertentangan dengan UUD 1945.
Partai Amanat Nasional membantah tudingan bahwa SBY meminggirkan Hatta Rajasa dengan memilih Abuziral Bakrie sebagai koordinator sekber koalisi. Hatta sama sekali tidak kecewa dan PAN justru mensyukuri keputusan tersebut.
Mengaitkan kepindahan Sri Mulyani ke Bank Dunia dengan kasus Bank Century, adalah spekulasi belaka. Bank Dunia tak berkonspirasi mengintervensi proses hukum kasus Bank Century.
Pidato Presiden SBY Kamis 4 Maret malam secara tak langsung menunjukkan kekecewaannya terhadap partai koalisi. Ada kemungkinan Presiden akan mengambil langkah merombak partai koalisi dalam 1-2 minggu mendatang.
Seruan agar SBY mengevaluasi koalisi pasca keputusan Rapat Paripurna DPR tentang kasus Bank Century juga datang dari PAN. Partai matahari biru itu meminta SBY, sebagai pemimpin koalisi, merampingkan barisannya.
Menyusul keterlibatannya dalam DPP PAN, Bima Arya Sugiarto mengundurkan diri dari lembaga Charta Politika. Sekaligus menutup karir pengamat politik yang lambungkan namanya.