Ridwan mengaku pemerintah belum mengambil sikap final mengenai reklamasi. Hasil evaluasi nantinya akan digunakan untuk menentukan kelanjutan proyek itu.
Untuk rute JKT-SBY tengah dikaji apakah menggunakan kereta listrik berkecapatan 200 km/jam (kereta cepat) atau diesel berkecepatan 150 km/jam (kereta kencang).