PGN membukukan laba bersih US$ 401,19 juta atau sekitar Rp 5,53 triliun (rata-rata kurs Rp 13.795), walau kondisi perekonomian nasional mengalami perlambatan.
Direktur Utama BNI Achmad Baiquni mengungkapkan, pihaknya punya berbagai cara agar perseroan tetap bisa mempertahankan kinerja di tengah penekanan margin.