Beberapa orang berasumsi rokok elektrik lebih 'aman' lantaran menghasilkan uap bukan asap. Padahal, bisa begini bahayanya buat tubuh menurut dokter paru.
Penggunaan vape di kalangan masyarakat khususnya anak muda mengalami peningkatan. Terdapat beberapa rasa vape yang ternyata lebih berbahaya dari rasa lainnya.
Seorang remaja mengatakan ngevape selama enam tahun menyebabkan paru-parunya kolaps empat kali. Kebiasaannya itu juga membuatnya tampak seperti perokok aktif.
Sejumlah negara tetangga RI melarang penggunaan vape. Dokter paru menegaskan, efek vape memang tidak lebih 'enteng' dibanding rokok batangan. Begini alasannya.