Wabah Ebola di Afrika Barat telah menewaskan lebih dari 800 orang. Dikhawatirkan persebarannya akan meluas. Meski begitu, para pakar mengatakan tidak perlu ada kepanikan berlebihan meski tetap harus waspada.
Seorang pria di Arab Saudi dirawat intensif dan menjalani pemeriksaan Ebola sepulang dari perjalanan bisnis ke Sierra Leone. Meski belum dipastikan positif tertular, pria ini akhirnya meninggal dan dimakamkan secara Islam.
Seorang pasien berusia 40-an tahun yang memiliki gejala mirip Ebola yang dirawat di Jeddah, Arab Saudi meninggal dunia. Pemerintah Saudi mengumumkan kalau pasien itu sudah menjalani mendapat perawatan.
Penyebaran virus Ebola yang menelan lebih dari 800 nyawa manusia di Afrika bagian barat semakin meresahkan. Pasalnya, hingga saat ini belum ada obat resmi yang dapat menyembuhkan penyakit tersebut.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan jumlah korban tewas akibat wabah ebola mencapai 932 orang. Benua Afrika menjadi wilayah yang terbesar dalam merebaknya wabah ini.
Keluarga para pasien Ebola di Liberia meletakkan jenazah saudara mereka sendiri di jalanan. Hal tersebut mereka lakukan karena rasa takut terinfeksi jika berlama-lama dekat dengan jenazah pasien.
Arab saudi tengah memeriksa seorang pria yang diduga tertular Ebola. Kementerian Kesehatan setempat menyebutkan, pria tersebut baru pulang dari sebuah perjalanan bisnis di Sierra Leone.