Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengumumkan 7 ribu personel militer akan dikerahkan melindungi seluruh tempat ibadah dan sekolah usai penusukan fatal.
Para pemimpin dunia juga beramai-ramai memberikan dukungan untuk Prancis yang baru saja dilanda serangan brutal yang menewaskan tiga orang pada Kamis (29/10).