Hari ini Rabu, (17/02) tepat Kota Solo merayakan hari jadinya yang ke-271. Jika mampir ke Solo jangan lupa jajan enak di pasar legendaris Gede Hardjonegoro.
Di Jawa, pecel punya banyak versi. Ada pecel Blitar, pecel Solo, hingga pecel Madiun. Tiap racikan pecel diberi lauk pendamping yang gurih enak. Nasi pecel komplet yang sedap cocok untuk makan siang.
Varian martabak tipker alias tipis kering juga disukai banyak orang, Apalagi martabak tipker buatan Asan dari kota kembang ini. Martabak renyah yang legendaris ini diisi cokelat dan keju. Krenyes legit gurih!
Kalau sedang diet dan mau makan enak dan kenyang, bisa pilih pecel atau rujak cingur di tempat ini. Berbumbu royal, dengan limpahan sayuran segar rasanya pun jadi gurih, pedas dan mantap!
Sarapan khas Banyuwangi ini memang bikin puas. Porsinya tak terlalu besar. Lauknya komplet. Pindang ikan, ikan asin, daun semanggi dengan sambal serai, tahu, tempe dan kerupuk.
Ide awal pria lulusan ITB itu adalah, bagaimana menciptakan alat pemanas mini boiler yang bisa digunakan bagi para perajin tahu di desa Cibuntu, Garut, Jawa Barat.
Di kawasan Ancol bukan hanya ada tempat hiburan tetapi juga menu lezat khas Betawi. Mau soto tangkar, nasi goreng kambing, asinan Jakarta hingga gabus pucung? Semua ada. Hanya perlu nasi hangat buat memuaskan selera di tempat ini.
Hidangan tradisional tak pernah gagal menggoda selera. Seperti asam segar pindang iga. Dihirup hangat rasanya makin enak. Gurame bakar yang gurih wangipun makin sedap disuap dengan nasi hangat. Mari makan!