Pembangunan data center di AS picu kekhawatiran warga terkait nilai properti, lingkungan, dan biaya hidup. Meskipun ditolak, dukungan politik terus mengalir.
Kementerian Koordinator Perekonomian buka suara meluruskan data-data yang ditransfer ke AS nanti hanya data komersial, bukan data pribadi atau strategis.
Tak hanya foto dan video yang tersimpan di galeri HP pengguna, tetapi juga dokumen penting. Namun menyimpan data pribadi tersebut ternyata bisa berakibat fatal.