Tim Nasional Percepatan Pengendalian Kemiskinan (TNP2K) mencatat, hanya 18,75 juta rumah tangga yang layak terima subsidi listrik untuk daya 450 VA dan 900 VA.
PLTMH masih minim di Indonesia Timur, lebih banyak berkembang di Jawa. Dari 84 PLTMH yang memasok listrik PLN, 47 di antaranya ada Jawa, 15 di Sumatera.
Anggaran subsidi listrik tahun 2017 itu tidak akan cukup, bila pemerintah tetap menunda pencabutan subsidi listrik untuk 18 juta pelanggan listrik 900 VA.