Menurut Pertamina, dulu industri tak mau menggunakan gas karena bahan bakar minyak (BBM) melimpah dan disubsidi. Tapi sekarang industri justru rebutan.
Wakil Ketua AP3I Jonatan Handojo, membantah argumen Kementerian ESDM bahwa nikel berkadar rendah belum dapat diolah di dalam negeri sehingga lebih baik diekspor
Kementerian ESDM menerangkan, izin ekspor biji nikel berkadar rendah akan dibuka karena belum ada investor yang mau membangun smelter untuk komoditas tersebut.
Luhut telah memfinalisasi revisi Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara (PP 1/2014).