BUMN produsen senjata Pindad melebarkan sayapnya dengan memproduksi alat berat jenis ekskavator. Produk yang diberi nama Pindad Excava 200 ini dibanderol sekitar Rp 1,43 miliar.
Menteri BUMN Rini Soemarno berharap Pindad tidak hanya mampu memproduksi peralatan dan kendaraan perang saja, namun juga dapat menjadi pemain besar di industri alat berat di Indonesia.
Menteri BUMN Rini Soemarno hari ini menyambangi kantor pusat Pindad di Bandung Jawa Barat. Untuk mencapai Kota Kembang tersebut, Rini menggunakan moda transportasi kereta api.
Perusahaan pelat merah akan menerbitkan surat utang atau obligasi senilai Rp 50 triliun. Surat utang tersebut nantinya akan diserap oleh perbankan asal China, ICBC dan CDB.