Militer Filipina menuduh Angkatan Udara China melakukan manuver berbahaya dan provokatif terhadap salah satu pesawatnya yang berpatroli di Laut China Selatan.
Ketua FSI Johanes Herlijanto menilai menentang penggunaan militer dalam persoalan China dan Taiwan, perlu untuk terus suarakan secara lebih keras dan konsisten.