Pemimpin kelompok Hamas, Ismail Haniyeh, menyebut rencana apa pun untuk masa depan Jalur Gaza, yang tidak melibatkan kelompoknya hanya akan menjadi 'khayalan'.
Korsel mengerahkan sejumlah jet tempurnya setelah mendeteksi keberadaan pesawat militer China dan Rusia yang mengudara hingga memasuki zona pertahanan udaranya.