Dunia terperanjat ketika Amerika Serikat, gagal melindungi warganya dari COVID-19. Sebaliknya, salah satu negara termiskin malah berhasil melakukannya.
Langkah untuk menggunakan vaksin lain bagi mereka yang berusia di bawah 30 tahun diambil setelah terkumpul bukti penggumpalan darah yang jarang terjadi.
Kongo menggelar pemilihan presiden Senin waktu setempat. Capres dari partai oposisi Guy-Brice Parfait Kolelas meninggal akibat COVID-19 pada hari yang sama.