Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad mengatakan, keputusan The Fed memberi sentimen positif bagi sektor keuangan di tanah air.
Tim Nasional Percepatan Pengendalian Kemiskinan (TNP2K) mencatat, hanya 18,75 juta rumah tangga yang layak terima subsidi listrik untuk daya 450 VA dan 900 VA.
"Kalau hanya untuk rakyat miskin, hanya 15,5 juta rumah tangga dan 2,29 juta usaha mikro, subsidi bisa turun Rp 18 triliun menjadi Rp 10 triliun," papar Wirat.
Anggaran subsidi listrik tahun 2017 itu tidak akan cukup, bila pemerintah tetap menunda pencabutan subsidi listrik untuk 18 juta pelanggan listrik 900 VA.
Di KTT G-20 2016, Presiden mengangkat isu terorisme. Presiden menyebut, serangan teror yang terjadi di berbagai belahan dunia tak dapat dibiarkan begitu saja.
Perlambatan ekonomi sebenarnya sudah terasa sejak empat tahun silam. Pasca harga komoditas, khususnya pertambangan dan perkebunan, secara perlahan mulai turun.