Pilpres 2014 diprediksi hanya diikuti 2 capres yakni Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi). Jika harus bertarung satu lawan satu, siapa yang bakal muncul sebagai pemenang?
Sejak sebelum dicapreskan hingga sekarang, nama Joko Widodo terus moncer di urutan teratas berbagai survei Pilpres. Apa yang membuat Gubernur DKI dari PDIP ini seperti tak tergoyahkan?
Capres PDI Perjuangan Joko Widodo diperkirakan bisa melaju kencang sendirian dalam pertarungan Pilpres. Dipasangkan dengan siapa pun, Jokowi diprediksi bisa unggul besar.
Capres PDIP Joko Widodo sedang mempersiapkan surat-surat dan perizinan untuk maju Pilpres. Jokowi mengutamakan cuti untuk nonaktif sementara per 18 Mei mendatang.
Survei SMRC menyebutkan bahwa elektabilitas capres PDIP Joko Widodo menurun dalam 5 bulan terakhir. Politisi PDIP Pramono Anung membantah bahwa elektabilitas Jokowi dijatuhkan oleh internal PDIP sendiri yang tak menghendaki pencapresan Gubernur DKI ini.
Nama pendamping capres PDIP Jokowi sampai saat ini belum diumumkan. Siapa akhirnya yang dipilih Megawati Soekarnoputri dan Jokowi masih teka-teki. Namun benarkah nama JK yang sudah dikantongi Jokowi dan Mega ?
Komunikasi Partai Gerindra dengan PKS makin intensif untuk membentuk koalisi di pilpres. Waketum Gerindra Fadli Zon mengisyaratkan kemungkinan koalisi dengan PKS makin dekat.
SMRC merilis sebuah survei yang menyatakan tren elektabilitas capres PDIP Jokowi menurun 5 bulan terakhir. Wasekjen PDIP Hasto Kristianto mengatakan hal itu karena PDIP melakukan strategi politik santun.
Prabowo Subianto diprediksi akan berpasangan dengan Hatta Rajasa atau Ahmad Heryawan di pilpres mendatang. Kedua nama itu muncul seiring langkah Gerindra yang tengah menjajaki koalisi dengan PAN dan PKS.