detikNews Ratu Narkoba Ola Tidak Terima Kembali Divonis Mati Rekan Ola, Rani menghembuskan nafas terakhirnya pada Januari 2015 setelah peluru eksekutor menembus dadanya. Kamis, 03 Des 2015 08:02 WIB
detikNews Eksekusi Mati Bandar Narkoba, Buwas: Tuhan Pasti Memaafkan Kami Bandar narkoba adalah musuh negara dan tidak masalah jika ditumpas untuk memastikan keselamatan generasi muda. Rabu, 02 Des 2015 16:58 WIB
detikNews Buwas akan Tempatkan Ratu Narkoba Ola di LP yang Dijaga Buaya Presiden SBY menganulir vonis mati Ola menjadi hukuman seumur hidup. Namun ia kembali mengedarkan narkoba. Vonis mati kembali dijatuhkan. Rabu, 02 Des 2015 16:37 WIB
detikNews Licinnya Ola: Divonis Mati, Diampuni dan Kembali Divonis Mati Lolos dari hukuman mati, ia malah kembali mengedarkan narkoba dari balik penjara. MA pun kembali menjatuhkan vonis mati. Rabu, 02 Des 2015 16:07 WIB
detikNews Akhirnya, Ratu Narkoba Ola Kembali Divonis Mati! Meirika Franola alias Ola beken dengan sebutan ratu narkoba. Setelah sempat mendapat grasi, kini dia kembali dihukum mati. Rabu, 02 Des 2015 15:23 WIB
detikNews Selundupkan 6 Kg Sabu China-Indonesia, Sejoli Ini Dituntut 20 Tahun Bui Kedua orang tersebut dimanfaatkan seseorang bos besar untuk mengantar sabu dari China ke Indonesia. Jumat, 27 Nov 2015 11:25 WIB
detikNews Lagi, Tuntutan Mati ke Kurir Sabu Internasional Kandas di Palu Hakim Banyaknya tuntutan mati ini memang diakui Jaksa Agung sebagai komitmen pemerintah melindungi generasi bangsa dari bahaya narkoba. Senin, 23 Nov 2015 15:40 WIB
detikNews Awong Bandar Narkoba Melawan Jaksa Saat Dijebloskan ke Penjara Awong sempat melakukan perlawanan sehingga menyebabkan petugas kewalahan mengeksekusinya. Jumat, 20 Nov 2015 18:41 WIB
detikNews drg Daniel Bantah Jadi Buron dan Kabur ke Singapura Kuasa hukum drg Daniel Lucas Simon membantah jika kliennya telah memalsukan dokumen terkait pembelian sebidang tanah. Senin, 16 Nov 2015 21:45 WIB
detikNews Penyelundup 800 Kg Sabu Dihukum Mati, Wong Ancam Keselamatan Bangsa Penyelundup sabu 800 kg sabu itu harus segera menghadapi regu tembak sebagaimana tuntutan jaksa. Jumat, 13 Nov 2015 16:06 WIB