Stasiun Blitar, simbol sejarah dan modernitas, berdiri sejak 1884. Menjadi pusat transportasi dan budaya, stasiun ini menghubungkan masa lalu dan kini.
PT KAI menghentikan sementara pemutaran lagu Bengawan Solo dan Sepasang Bola Mata di beberapa stasiun untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan royalti.