Pendemo dari FPI dan FUI yang berunjuk rasa di depan Kedubes AS mulai tenang. Massa ditenangkan yang sebelumnya berunding dengan Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol AR Yoyol.
"Mereka mempersoalkan kelompok agama lain sebagai tidak toleran, tapi ketika non-Muslim ekspresikan Islam dengan caranya sendiri itu dianggapnya biasa saja," ujar Jubir FPI Munarman.
Memasuki bulan Ramadan, pihak Kepolisian Republik Indonesia mendapat kabar bahwa beberapa organisasi masyarakat (ormas) akan melakukan sweeping ke tempat-tempat hiburan malam atau warung makan yang diperintahkan untuk ditutup. Salah satunya adalah Front Pembela Islam (FPI) yang digembar-gemborkan akan melakukan aksi sweepingnya.
FPI menampik kabar yang menyebutkan beberapa ormas akan melakukan sweeping ke beberapa tempat hiburan malam atau warung makan yang diperintahkan untuk ditutup.
Pertemuan Ormas Islam dan Komisi III DPR yang membahas konser Lady Gaga berakhir memanas. Saat anggota DPR Ruhut Sitompul meminta agar tidak ada aksi anarkis, tokoh FPI Munarman langsung walk out.
Setelah Munarman, kali ini satu lagi anggota tim Global March to Jerusalem (GMJ) ditolak masuk ke Yordania oleh intelijen setempat. Kali ini yang dilarang masuk adalah seorang aktivis kemanusiaan anti zionis bernama Mujtahid.
Di saat ratusan mahasiswa dan buruh berdemo di DPR, massa Forum Umat Islam (FUI) berdemo di Istana Merdeka. Menjelang malam, perwakilan pendemo diterima oleh staf khusus presiden di Wisma Negara.
Penolakan Munarman di Yordania disesalkan rombongan GMJ. Alasan intelijen Indonesia pun dipertanyakan karena pada bulan Januari 2012, Munarman pernah masuk ke negara tersebut tanpa hambatan.