Nama Andi Taufan Garuda Putra menjadi perbincangan karena sebuah surat yang dibuat olehnya. Dalam surat tersebut, ia meminta para camat mendukung perusahaannya.
Selain zoom bombing, dituding mengirimkan data ke Facebook, dan diam-diam menggali data LinkedIn, Zoom dituding mengirimkan panggilan video call ke China.