Tanah Jawa memang tak pernah lekang dari mitos. Begipula kejadian ledakan misterius yang terjadi di Jakarta dan Malang. Seorang ahli spiritual mengaku sudah jauh hari mendapat bisik akan ada batu langit yang jatuh.
Hasil visum, Andi Susanto (31), korban rokok meledak di Cibitung, Bekasi telah keluar. Hasil visum itu menunjukan luka yang diderita Andi berasal dari benda tumpul.
Keberadaan Batu Krobu di Desa Sumberkare Kabupaten Probolinggo hingga kini menjadi mitos yang disakralkan warga setempat. Mereka menilai batu sebesar rumah itu mempunyai sejarah turun temurun.
Seminggu setelah bom di Kedubes Australia, 9 September 2004, Noordin M Top dan Dr Azahari terlihat memasuki sebuah Kedubes di Jakarta. Keduanya lantas diberi uang ribuan dollar AS di Kedubes tersebut.
Tiga Batu Mustika yang diambil Abdul Hamid, pembina Pramuka SMAN 1 Kapongan Situbondo tidak dikembalikan ke Puncak Rengganis Gunung Argopuro, tempat asalnya. Melainkan ditebar di Danau Taman Hidup. Kenapa?
Pencarian 22 Pramuka SMAN I Kapongan, Situbondo yang tersesat saat napak tilas Dewi Rengganis di Gunung Argopuro sudah tamat. Ki Karebet menilai dikembalikannya Batu Mustika ke asalnya punya pengaruh besar.
Abdul Hamid memang dikenal suka berburu benda gaib. Penilaian itu terungkap setelah ditemukannya 3 Batu Mustika di Puncak Rengganis. Dan secara kebetulan setelah batu itu dikembalikan, 5 siswa ditemukan.
Sebelum 22 siswa dari SMAN 1 Kapongan Situbondo dan 2 pembinanya tersesat di Gunung Argopuro, ternyata diantara peserta napak tilas menemukan 3 batu yang dipercaya sebagai Batu Mustika dari Puncak Rengganis.
Gunung Argopuro sangat rupawan, pemandangan indah dan hamparan rumput terbentang di kaki pegunungan tersebut. Namun, di sana tersimpan kisah misteri yang dirasakan anggota Pramuka yang tersesat.