Saham PT Merry Riana Edukasi Tbk (MERI) bak kehilangan taji usai Auto Reject Atas (ARA) enam hari beruntun sejak pertama kali melantai di BEI pada Kamis (10/7).
BEI membuka kemungkinan penundaan short selling karena kondisi pasar dianggap masih berisiko imbas aksi demonstrasi di sejumlah daerah beberapa hari terakhir.